6 Pertanyaan Penting yang Harus Anda Jawab Setiap Hari

6 Pertanyaan Penting yang Harus Anda Jawab Setiap Hari

Share Artikel

Bagi orang yang super sibuk, terkadang mereka lupa dengan apa yang sebenarnya mereka lakukan. Mereka seperti terjebak dalam sebuah roda rutinitas yang entah sampai mana ujungnya. Jika Anda juga merasakan hal yang sama, rasanya ada hal-hal yang perlu dipertanyakan lagi kepada diri sendiri.

Satu hal yang perlu diingat, hal bukan persoalan apakah pekerjaan itu baik atau buruk. Ini bukan persoalan apakah kinerja Anda memuaskan atau tidak. Hal ini lebih mengarah pada pertanyaan “Mengapa Anda sibuk melakukan hal ini?” serta “Mengapa Anda sekarang berada di posisi ini?”

Di zaman yang penuh dengan kompetisi, kita bisa dengan mudah menemukan orang yang bekerja seperti robot, tanpa memikirkan kenapa ia melakukan itu. Ini bukan merendahkan, tapi itulah yang terjadi. Mereka seolah-olah tidak menghiraukan hal lain, selain pekerjaan yang ada didepan mata mereka.

Setiap hari, mungkin Anda membanting tulang dan senantiasa bekerja keras 18 jam dalam sehari. Kerja keras bagi sebagian orang sangat menyenangkan dan menjadikan kita lebih produktif. Namun, tidak jarang orang yang menjadi drop dan gila karena terlalu bekerja keras seperti robot.

Nah, jika Anda sekarang ini merasa bekerja seperti robot, terjerumus dalam rutinitas yang tiada henti, cobalah Anda menanyakan 6 pertanyaan berikut ini pada diri sendiri. Sebuah pertanyaan yang sederhana bisa menjaga dan membantu Anda untuk tetap pada jalur karier impian Anda.

Tim BisnisHack juga menerapkan hal ini, dan hasilnya cukup signifikan. Kami jadi tahu apa prioritas kami, apa yang penting untuk kami dan yang terpenting, bagaimana kami mencapai apa yang kami targetkan.

Anda juga bisa mencoba 6 pertanyaan ini kepada diri Anda :

1. Mengapa saya berada di sini?

Mengapa Anda ada di tempat Anda sekarang?, itu adalah pertanyaan yang abstrak namun sangat fundamental. Jika kita tidak tahu mengapa kita berada di tempat kita sekarang, maka tidaklah kejam jika kita seperti robot yang disuruh-suruh. Profesional yang sukses selalu tahu mengapa dia berada di tempat itu.

Apa yang membawa Anda ke tempat kerja Anda hari ini? Ini bisa sebagai pengingat yang bagus. Dengan menanyakan hal ini setiap pagi, Anda bisa mengingatkan diri sendiri mengapa Anda begitu semangat dengan pekerjaan ini dan juga bisa sebagai peregangan diri sendiri.

Jika kita berbicara tentang motiasi, ada banyak factor yang membuat orang termotivasi dengan pekerjaan. Ada yang karena uang, orang, prestasi, dan motivasi lainnya. Semua itu bisa mendorong seseorang untuk bekerja keras dan melakukan pekerjaan yang besar.

Menanyakan hal ‘mengapa saya berada disini?’ bisa mengingatkan Anda dan memantapkan Anda untuk stay focus dengan apa yang sedang Anda lakukan. Dan, jika pekerjaan itu sudah selesai, ada kepuasan batin yang biasanya Anda dapatkan. Maka dari itu, pahamilah dengan jelas mengapa Anda berada di sana sekarang ini.

2. Apa lagi yang harus saya lakukan?

Pertanyaan ‘Apa lagi yang harus saya lakukan?’ mungkin terdengar aneh jika menanyakan hal ini disaat kita sedang sibuk dalam pekerjaan. Rasa-rasanya kalau kita menanyakan hal itu, kita seperti tidak tahu kalau di depan kita banyak pekerjaan. Tapi, jika Anda paham, pertanyaan seperti ini bisa membantu Anda untuk mengevaluasi hal apa yang kurang, apa yang harus diperbaiki, atau mungkin adakah hal yang hilang. Mempunyai program kerja itu penting, tapi menjadi fleksible itu juga tidak kalah penting.

Mungkin ada satu ketrampilang yang harus kita kuasai lagi atau kita tingkatkan, untuk bisa bekerja lebih baik lagi dan cepat berhasil. Mungkin ada persoalan yang lalai untuk saya perhatikan dan saya urusi, sehingga hal itu berdampak negatif.

Pertanyaan ini lebih tepat jika kita tanyaan saat kita benar-benar sibuk sekali dan terlalu banyak pekerjaan. Kenapa? Karena akan membantu Anda untuk menganalisa hal apa yang menjadi inti dari kesibukan ini.

3. Apa yang bisa aku tinggalkan?

Disaat hal-hal baru berdatangan silih berganti, dan pekerjaan-pekerjaan datang tiada habisnya, proiritaspun seringkali harus berubah dalam sekejap. Sangat penting untuk merenungkan lagi, apakah pekerjaan-pekerjaan yang terus berdatangan ini penting untuk Anda. Jika iya, lakukan dan ubah prioritas. Jika tidak, tinggalkanlah. Akan terlalu banyak waktu yang terbuang jika kita tidak merespon sesuatu dengan cepat. Sebelum terlambat, tegaslah menentukan pekerjaan apa yang penting dan harus dilakukan, dan pekerjaan apa yang tidak begitu penting dan cukup ditinggalkan.

Dan jika Anda bisa begitu, setiap kali menghapus catatan pekerjaan di daftar Anda, secara tidak langsung hal itu bisa membuat beban di otak Anda berkurang. Dan Anda lebih nyaman dalam bekerja. Anda bisa memiliki waktu lebih untuk mengumpulkan energy dan mengerjakan beberapa hal dengan lebih totalitas. Waktu Anda sedikit, manfaatkanlah.

Meninggalkan sesuatu yang tidak penting juga bisa membantu Anda untuk mengelola stres atau tingkat frustrasi yang Anda rasakan. Jika sudah begitu, mental Anda akan membaik.

4. Bagaimana saya bisa menjadi lebih efisien?

Kebutuhan adalah ibunya dari sebuah penemuan, dan para professional sering membuat manajemen untuk meningkatkan produktivitas disaat mereka sedang super sibuk. Jika Anda adalah seorang designer dan sedang sibuk dengan orderannya, cobalah untuk membuat manajemen produktivitas. Kuncinya sederhana, bagaimana melakukan pekerjaan dengan waktu yang lebih sedikit tapi hasilnya lebih banyak.

Porsikan sebagian energi kreatif Anda untuk menjawab pertanyaan ini. “Bagaimana saya bisa menjadi lebih efisien dalam bekerja?”. Menemukan cara yang lebih efisien mungkin ini akan berproses, tapi selalu ada cara yang lebih efisien. Semakin cepat Anda bisa menemukan cara yang lebih efisien ini, semakin cepat juga Anda dalam mencapai sesuatu. Anda juga bisa menanyakan cara yang lebih efisien untuk mencapai lebih dalam waktu yang lebih sedikit, dengan menanyakan hal itu kepada orang yang tepat.

5. Kepada siapa saya harus berterimakasih?

Mengucapkan terimakasih kepada orang yang sudah berjasa kepada kita itu penting. Dengan berterimakasih, itu tandanya kita menghormati dan menghargai mereka. Seorang professional terus-menerus menyadari dan menghargai orang-orang yang berdedikasi dan berbakat di sekitarnya, terutama mereka yang melakukan pekerjaan besar dan memberikan kontribusi lebih untuk keberhasilan tim.

Tapi ketika banyak hal terjadi dan Anda super sibuk, terkadang Anda lupa untuk memberitahu tim betapa Anda berterima kasih atas kontribusi tim Anda. Tidak peduli apakah mereka adalah tim Anda atau atau orang luar berkontribusi untuk perusahaan Anda, selalu usahakanlah mengucapkan terima kasih dan menghargai kinerja mereka. Meskipun mengucapkan terima kasih itu sepele, ada rasa kelegaan yang luar biasa jika kita mengucapkan itu kepada orang yang tepat.

6. Bagaimana saya memulai esok hari?

Anda tidak perlu menunggu esok hari untuk mengajukan pertanyaan ini. Banyak orang yang terlena dengan rencana jangka panjang dan mereka lebih peduli dengan hal itu. Banyak berpikir ke depan dapat mengalihkan perhatian dari kebutuhan saat ini. Mereka tidak begitu memperhatikan apa yang bisa mereka kerjakan esok hari dan satu minggu ke depan. Makanya, banyak orang gagal dan galau karena terlalu jauh dalam berfikir sedangkan apa yang ada di hadapan kita tidak dikerjakan.

Menanyakan “bagaimana saya memulai esok hari?” bisa jadi menjadi semacam terapi untuk membantu Anda supaya bisa focus dengan apa yang bisa dikerjakan hari ini dan esok. Tapi perencanaan ke depan sedikit dapat meringankan pikiran Anda dan memungkinkan Anda untuk mengatur strategi yang dapat membuat hari esok lebih produktif. Di akhir hari, tanyakanlah selalu “besok biar lebih produktif gimana ya?”

Leave a Reply

Close Menu